20

1068 Kata

Bab 20 Arsjad duduk di kursinya dengan wajah gusar. Pikirannya kalut, ketika secara tidak sengaja mendengar pembicaraan pemilik hotel tempatnya bekerja. Menikah? Marsha dan Barry? Benar-benar rencana yang tidak masuk akal dari orang-orang yang serakah dengan harta. Ia sama sekali tidak siap kehilangan Marsha. Berbagai pikiran memenuhi kepalanya hingga membuatnya hampir pecah. Barry Wiryawan, dadanya terasa sesak ketika mengingat nama pria yang menjadi saingannya. Anak seorang taipan dunia perhotelan, sekaligus pengusaha muda yang sukses. Arsjad percaya kalau dirinya sanggup melihat Corry berjalan dan berpelukan dengan pria lain. Namun, ia tidak bisa membayangkan ada pria lain yang memeluk Marsha selain dirinya. Panggilan telepon dari Corry, mengalihkan perhatian Arsjad dari hati dan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN