Bab 18 "Hahaha! Kamu ini lucu banget.hahaha!" Arsj ad yang tadinya panik karena mengungkapkan isi hatinya secara tidak sengaja, langsung tertawa terbahak-bahak mendengar permintaan Marsha. Sementara itu, Marsha berkali-kali merutuki mulutnya yang sudah asal mengeluarkan suara. Pikiran gila memenuhi otaknya. Wanita muda itu merasa yakin kalau dia dihipnotis oleh Arsjad hingga otaknya tidak bisa berpikir jernih. Minta satu ciuman tambahan? Amit-amit jabang bebong. Mending dia lompat ke kolam yang isinya piranha sekalian. Marsha yakin akibat ucapannya, pasti lelaki yang sejak tadi senyum-senyum tidak jelas itu, sudah menganggapnya sebagai gadis yang aneh dan m***m. "Ishh! Terus aja lo ketawa sampe gigi lo kering! Asal lo tau ya, gue juga gak sadar pas ngomong gitu!" Marsha yang wajahnya

