97. Langit Cemburu

1190 Kata

Jagad melihat Danas pergi sambil membanting pintu kamar. Terlihat jelas jika Danas benar-benar kesal. Raut wajah Jagad berubah sedetik kemudian, melihat ke arah Langit. “Kau benar-benar keterlaluan, Langit.” “Keterlaluan? Apa kau membela wanita itu?” “Dia istrimu, bukan wanita itu,” bantah Jagad sambil melangkah keluar. “Apa kau menyukai istriku?” tanya Langit membuat langkah jagad terhenti, terdengar suara kekehan pelan berasal dari Jagad, ia tersenyum kemudian keluar kamar tanpa menjawab pertanyaan Langit. Senyuman Jagad yang seperti itu membuat perasaan Langit tidak karuan. Pikirannya mendadak ingat dengan apa yang dikatakan sang mama beberapa waktu lalu. Jagad yang keluar mencari keberadaan Danas. Tempat yang dituju adalah taman, dia tahu jika Danas akan berada di sana. “Apa i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN