Danas membuka pintu rumah dengan hati-hati. Dia tahu bahwa Aleta pasti sudah menunggunya di dalam. Dia tidak salah. Begitu Danas masuk, Aleta langsung memarahinya. "Dimana kau selama ini?" tanya Aleta dengan marah. "Aku sudah menunggumu berjam-jam!" "Maaf," kata Danas. "Aku pergi bersama Davina dan Kak Jagad." "Dengan Jagad?" teriak Aleta. "Apa kau tidak tahu bahwa kau sudah bersuami? Apa kau mau berselingkuh dari putraku?” Danas terdiam, mendapat bentakan dari ibu mertuanya. "Apa kau tidak malu, Danas? Kau sudah bersuami tapi masih saja jalan bersama dengan Jagad? Kau tidak takut dikira wanita jalang?" omel Aleta. Danas hanya diam, tidak berani membalas omelan Aleta. Dia tahu bahwa Aleta tidak menyukainya. Davina baru saja masuk pun terkejut dengan bentakan Aleta yang begitu mengg

