Pov Abel "Kenapa anda terlihat gugup? mana vidio yang anda ceritakan tadi?" ucap pengacara yang mendampingi Mas Heru. Mas Heru tersenyum mengejekku. Apa dia sudah tahu aku tak lagi menyimpan vidio itu? Apa dia juga yang menghapusnya?Bagaimana caranya dia tahu? Dan sejak kapan dia tahu aku merekam semuanya? kepalaku mau pecah memikirkan semua kejadian tak masuk akal ini. Bagaimana dia tahu juga sandi ponselku. Lelaki misterius itu makin terlihat mengerikan. Semua tindakannya diluar logika. Aku psimis bisa menghadapinya dilain waktu. "Semalam masih ada, tapi--" "Tapi apa? jangan buat alasan yang tak masuk akal. Anda dan perempuan ini sekongkol mau menjebak klien saya kan?" tuduh pengacara itu. "Sekongkol? untuk apa? saya hanya memberi kesaksian sesuai apa yang saya lihat." "Benar

