Aura dan Aurel menatap tak percaya ke arah Annalise yang memilih gaun pengantin paling sederhana. Talitha dan Miranda bahkan telah menepuk kening mereka serta memegangi belakang leher mereka yang tegang akibat darah tinggi. "Dari semua koleksi yang ditawarkan padamu, kau benar-benar memilih yang itu," Aurel mengatakannya dengan bangga. "Kau memang duplikat kami berdua dalam wujud yang manis," tambah Aura berseri-seri. "Hentikan, Kembar. Komentar kalian sama sekali tidak membantu Ibu saat ini," keluh Talitha. "Oh, ayolah Bu. Itu keinginan Annalise, bukan? Biarkan saja dia memilih gaun yang diinginkannya, seperti dia memilih Yvan, sesuai dengan keinginannya," saran Aurel, sambil mengusap-usap perutnya. "Aurel, ini pesta pernikahan. Dia harus terlihat cantik serta menonjol di mata banyak

