Episode 22 - In The Right Place

1028 Kata

Waktu terus bergulir. Satu jam telah berlalu, dan kini rasanya suasana rumah itu seperti tengah menantikan bom waktu yang siap meledak kapanpun. Aura terus berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya di lantai dua. Ia begitu gelisah luar biasa menjelang kedatangan Orangtuanya. Ia sangat ingin pergi keluar dan melarikan diri ke sarangnya, namun ia tak mungkin mengecewakan saudara-saudarinya yang lain. Mereka menerima kehadirannya, dan mereka ingin ia ada di rumah itu untuk tinggal bersama mereka. Dan oleh sebab itu, ia tak mungkin mengecewakan mereka. Aura sama sekali tak merasakan ada kebohongan saat mereka semua tahu tentang keberadaannya yang setengah Naga. Mereka justru mati-matian menahan amarah saat tahu kalau dirinya dibuang saat baru dilahirkan. Aura bisa merasakan hal itu, merasakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN