Ryan meregangkan tubuhnya saat baru saja bangun pagi itu. Ia menggeliat pelan sambil menyibak selimut. "Oh..., hari sabtu. Hari di mana aku tak perlu berangkat sekolah, namun tetap harus... ." "Ryan!!! Sarapanmu sudah siap!!! Cepatlah bangun!!!" seru Aura dari arah dapur. "..., bangun pagi," lanjutnya, setelah memberi waktu pada Ibunya untuk berteriak. Ia bergegas membereskan tempat tidur, melipat selimut, dan meraih handuk bersih yang ada di dalam lemari. "Aku akan mandi dulu, Bu. Bangunkan saja Ayah, dia pasti sudah tak sabar ingin mencicipi sarapan buatan Ibu," balas Ryan, menjahili Ayahnya yang hobi bangun kesiangan saat hari libur. Russel jelas mendengar apa yang putranya katakan. Ia pun bergegas bangun sebelum ada Naga yang mengamuk dipagi hari. "Aku akan mandi juga sayang...,

