Bab 30. Membuang Suntuk

1007 Kata

Anita lari berbalik menuju ke kamar mandi. Bertemu dengan Rahma di tengah larinya. Samar dia mendengar sungutan Rahma yang mengomel. "Udah dibilang suruh mandi juga, ngeyel," desis Rahma. Anita tidak lagi memperhatikan ucapan ibunya yang membawa nampan berisi teh dan keripik. Sementara Cia sedang digendong oleh Bik Dariyah. Bayi kecil itu sudah mengeluarkan suara bermaksud memanggil ibunya, tapi belum jelas. "Calonnya Mbak Anita ganteng lho," celetuk Bik Dariyah. Agak kewalahan mengatasi Cia yang mengulurkan tangan ke ibunya, lalu menangis karena Anita hanya mendengkus atas ucapan Bik Dariyah, lalu mencium pipinya dan masuk ke kamar mandi. Aneh sekali memang. Dibilang calon, tapi kenapa aneh sekali? Namun, Kendra memang akan menikahinya jika rencana itu berjalan lancar. Menikah? An

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN