Ketika malam hari, mereka sepakat untuk mengakhiri liburan mereka di sana untuk pulang ke esokan harinya, Dewi mengemasi barang-barang yang ia miliki ke dalam tas agar saat pulang tidak ada yang tertinggal. “Aku kira liburan di sini bakalan sepi ternyata udah kayak pasar aja.” ucap Dewi. Lingga yang sedang bermain ponsel melirik Dewi, “Pasar? Lebih rame kali dari pasar.” sahut Lingga sambil terkekeh geli. Dewi menyudahi mengemasi barang kemudian duduk di tepi tempat tidur menatap Lingga yang sibuk bermain ponsel, “Lingga, maaf sebelumnya, aku cuman mau tanya sebenarnya kerjaan kamu apa sih?” tanya nya. “Ada deh.” “Bukan judi ‘kan?” sahut Dewi. Lingga menatap Dewi sambil berucap istighfar, “Kamu nuduh aku main kayak gituan? Ya enggak lah, main judi kan haram.” ucap Lingga. “Aku lagi

