Follow Akunnya dan tap love ceritanya! Ayo aku maksa :"( *** Semenjak malam itu Ayana memilih menghindar. Bukan karena takut, tapi dia masih sedikit canggung dengan kejadian kemarin. Bagaimana bisa dia membalas ciuman Seungwoo disaat perasaan Seungwoo padanya hanya sebatas tanggung jawab. "Makanlah, aku tidak pernah menyuruhmu untuk menatap makanan seperti itu." Suara dingin tanpa intonasi itu membuat Ayana segera mengambil sendok perak di samping mangkuk. Kemudian menyantap sup di pagi hari. Hanya saja kenapa sup ikan? Ayana segera menutup mulutnya setelah merasakan perutnya bergejolak di dalam sana. Rasanya benar-benar sangat mual dan memusingkan. Seungwoo refleks ikut bangkit dan membantu Ayana, memapah wanita itu sampai di depan wastafel. Ayana yang memang sedang menahan gejola

