Follow Akunnya dan tap Love ceritanya sekarang! Buruan yuk, sebelum aku menghilang dan kalian kena Ghosting! *** "Kita Harus pergi, Ayana!" Pekik Miran lagi. Ternyata pekikan Miran memancing Rogue itu dan menatap Ayana lalu Miran secara bergantian. Rogue tersebut berlari ke arah mereka. Ayana tidak tau, kenapa rasanya sangat sulit ketika ingin berlari, seakan-akan rogue itu berhasil mengikat Ayana di tempat. "LARI AYA!" Miran sudah teriak namun, yang terjadi sekarang adalah Ayana yang berhasil di tangkap dan di jadikan sandera. Bau amis darah menguar dari rogue di belakangnya. Ayana hampir saja muntah kalau dia tidak ingat punya Berkah spiritual peri yang bisa menyembuhkan luka. "Berikan tanganmu yang terluka, bau darah ini sungguh mengganggu," ucap Ayana dengan suara pelan, karena

