Bab 41 - Senjata Makan tuan

1049 Kata

Follow akunnya dan tap Love ceritanya. CRAZY UP! *** "AYA! KAMU KEMBALI LAGI!" Ayana menggeleng pelan, apa lagi saat Miran berdiri dengan raut wajah berseri memanggilnya. Ayana heran, dia baru pergi satu hari, tapi Miran sudah begitu berlebihan menyambutnya, seakan Ayana baru pulang setelah satu tahun lamanya. "Iya aku kembali, aku butuh uang dan kerjaan. Tidak mungkin aku menghilang," Balas Ayana dengan tatapan galaknya. Miran menyengir lebar, kemudian mendekat hendak memeluk Ayana, namun wanita itu segera menghindar. Bisa gawat kalau Miran memeluknya dan merasakan perutnya yang membuncit. "Kenapa?" Miran mendengus. "Jangan memelukku, kamu pasti belum mandi kan?" Miran mendengus sebal, "Oh ayolah Ayana. Kamu tidak akan mati walau mencium aroma tubuhku kan?" Ayana menganggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN