Follow akunnya dan tapi love ceritanya! *** Ayana merasa kesal. Karena dia harus bangun sepagi ini disaat teman-temannya yang lain masih terlelap. Bahkan saat Ayana berdiri di depan kaca, dia masih melihat kantung matanya yang tercetak jelas. Ayana berdecak, karena sekarang dia menanti di depan istana. Menanti mobil keluar sementara dia akan duduk di mobil belakang, intinya tidak satu mobil dengan Seungwoo. Ayana merasa beruntung ketika mendengar dia tidak akan satu mobil dengan Seungwoo. Setidaknya dia akan bisa leluasa melepaskan cadar yang menutupi sebagian wajahnya. Bukan tanpa alasan, tapi Ayana memang sengaja menutup sebagian wajahnya agar Seungwoo tidak penasaran, lalu mencari tau tentangnya. Ayana tidak ingin membiarkan hal itu terjadi. "Aku baru tau kalau Yang mulia mem

