Isi Hati Sharlynn

1166 Kata

Sharlynn masih duduk termenung di tempatnya. Kalimat-kalimat yang dilontarkan Richie tadi malam benar-benar membuatnya kehilangan kesabaran. Tak terasa, air mata yang sudah berkumpul di dalam kelopak matanya mulai menetes. Ia merasa benar-benar melakukan keputusan yang sangat bodoh. Dikhianati calon tunangan dan adik tiri laknatnya, juga diusir dan tak dianggap lagi sebagai anak kandung, membuat Sharlynn semakin mengencangkan tangisnya. “Mom, aku membutuhkanmu,” lirihnya di sela-sela isakannya. Sharlynn tak tahu lagi kemana ia harus mengadukan semuanya. Ia tak punya banyak teman, sebagian besar teman-teman seperjuangannya mulai berpencar dan beradu karir di negara orang. Beruntung, masih ada Melanie yang masih bersedia membantunya, tetapi Sharlynn bukan seseorang yang selalu menyusah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN