Jam weker menunjukkan pukul tujuh lebih lima menit. Sepagi itu, Richie sudah terlihat bangun dan baru saja membuka pintu kamar. Rambut cokelat gelapnya masih basah, terlihat Kilauan tetesan air dari sela-sela rambut cepak nya. T-shirt putih press body dipadu celana jeans light blue membalut tubuhnya pagi itu. Saat melangkah menuju dapur, tatapannya terpaku pada sosok wanita cantik yang masih terlelap dalam posisi tidur miring. "Sepertinya kau harus belajar bangun lebih pagi," gumam Richie yang mengurungkan langkahnya menuju dapur. Pria itu duduk berjongkok menyeimbangkan posisinya agar lebih rendah dan sejajar dengan Sharlynn. Tangan Richie serasa gatal jika tak menyentuh wajah cantik itu. Ia mengusap pipi Sharlynn dengan lembut, berusaha membangunkan wanita itu. Hidung Sharlynn mu

