Seandainya rumah adalah sebuah nama. Yang di mana kita merasa hidup di dalamnya karena detak jantung nyata, pelukan hangat yang membiasakan letih dari dunia luar dan gelap, tatapan penuh kasih yang menciptakan banyak kisah. Mungkin bagi Ata sebuah nama itu adalah tentang Senja Praditya. Bagi Ata rumah bukan perihal di mana, tetapi siapa. Dengan siapa kita tertawa saat bahagia, dengan siapa kita menangis terluka. Karena itu Senja adalah rumah bagi Ata. Cowok yang senantiasa ada dalam setiap langkah rapuhnya menjalani hari-hari hampa tanpa cinta. Tanpa kasih sayang yang amat ia rindukan, tanpa sosok yang sangat ingin ia dekap meski tak pernah sanggup bahkan dalam angan sekalipun. Senja yang tak pernah meninggalkan mataharinya bak sedetik pun dalam kejatuhan. Senja yang senantiasa meneman
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


