114 (Dialog mereka)

260 Kata

Happy reading! *M a t a h a r i* Hari-hari panjang selalu melelahkan bagi Ata. Nyatanya gadis itu tak sedang berjuang sendirian. Pada sisi yang bahkan tak pernah ia lihat, sisi paling rapuh dan gelap itu Senja senantiasa ada untuk Matahari-nya yang kerap kali meredup. Pada setiap luka itu Senja ingin bersanding dengan Matahari-nya. Ikut menilik luka yang menganga di d**a. Namun, ia juga paham bahwa seseorang yang senantiasa ia khawatirkan. Masih sering memikirkan masa lalunya, dan bahkan mungkin menginginkan hal itu kembali ke masa silam. Senja, kamu ingat pernah mengikat janji denganku? Kamu ingat pernah membuatku tertawa bersamamu? Kamu bilang tidak akan pernah meninggalkanku. Kenyataannya sekarang aku tahu kamu hanyalah seorang pembohong. Kamu pergi dengan sisa kenangan yang k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN