Dari jauh Danni memerhatikan sosok gadis manis yang mengenakan dress selutut berwarna putih dengan rambut gelombangnya yang tergerai indah sedang menyusuri jalanan sambil fokusnya terus sahaja ke arah bunga-bunga yang bermekaran. Perlahan tapi pasti gadis itu bakalan nyampe di depannya membuat Danni memaku di tempatnya berdiri. Benar sahaja, Melly yang fokus sama bunga-bunga yang bermekaran secara tidak sengaja telah menabraknya membuatkan Gadis itu tergagap-gagap saat mengucapkan kata maaf. “Sayang” Danni menatap wajah Melly dengan tatapan teduh penuh kerinduan. Pria itu meraih jemari Melly dan beserta itu jugalah gugurnya kelopak sakura dari dahannya dan berjatuhan mengenai dua insan yang sedang menanggung rindu berat. “Abang, ngapain di sini. Abang ubah profesi jadi penguntit iya.

