Chapter.40

1247 Kata

Kedua adik kakak itu kini sudah mulai nyemplung ke dalam selokan dan di susuli daddynya. Mata elang Danni melilau mencari di setiap sudut. “Bang! Di sini banyak berudu pasti ada deh maknya di mari” gadis itu memanggil kakaknya sambil menunjuk ke satu sudut Danni mendapatkan adiknya “Dek, kok jelek banget yah berudunya” pria itu bergidik ngeri. Jujur sahaja Danni geli sama yang namanya kodok sama berudu namun harus memaksakan dirinya demi istri tercintanya “Bang! Di mana-mana yang namanya berudu emang jelek dari sononya. Astaga!” jerit Danisha kesel “Jangan lupa Dann,calon cucunya daddy maunya kodok yang jomblo. Bukan kodok yang udah mak-mak, tambah satu lagi. Harus imut. Inget itu” Radit mencelah obrolan kedua anaknya. “Hah!” Danisha kaget. Matanya membulat tidak percaya “gimana bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN