Usai bicara panjang lebar dengan Zaki, akhirnya Roni mulai bisa tenang. Segala masukannya diterima akal dan hatinya. Sahabatnya itu memberikan dukungan yang luar biasa. Roni bertekad untuk memperdalam ilmu agama agar bisa menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangganya. Pernikahan poligami telah menyeretnya ke dalam kehidupan yang rumit dan ia terperangkap di dalamnya. Ia bukan pria kebanyakan yang dengan sengaja berselingkuh dan berkhianat, hanya terjebak dan sulit melepaskan diri. Sore ini ia pulang ke rumah orang tua Shahnaz sebab istrinya masih tinggal di sana. Ia sudah minta pengertian dari Arifa dan keluarganya untuk memberinya waktu bersama keluarga yang tengah berduka itu. Beruntung Arifa yang selalu protes dan rewel dengan alasan kehamilannya membiarkannya dengan syarat minggu d

