Suasana di dalam rumah Arifa sangat ramai menunjukkan jika pesta kenduri masih berlangsung. Dekorasi ruangan belum diubah. Aneka hidangan tersaji di meja. Masakan dan kue-kue semua masih lengkap. Arifa dan Roni langsung menyantap beberapa hidangan makanan yang sengaja disiapkan oleh keluarganya itu. Dengan lahap Roni menikmati aneka kue jajanan pasar kesukaannya. Saat sarapan tadi ia merasa tak puas meski berpura-pura memuji masakan istrinya. Perutnya masih belum kenyang. "MasyaAllah Roni kelaparan ya?" Bu Diah menatap menantunya dengan senyuman. Nafsu makan Roni memang luar biasa. "Gimana ga lapar swmalam kan habis ngeronda." Arif, adik Arifa memberikan celetukannyam "Rasanya enak semua." Roni memberikan pujiannya. Ia baru saja menikmati kue lupis, lapis, cente manis, putu, putu ayu,

