Jam masih menunjukan pukul 10.00 namun seorang perempuan nampak begitu kelelahan dengan keringat yang bercucuran di balik hijab lebar yang menutupi tubuh mungilnya, siapa lagi kalau bukan syila. Syila sudah sejak satu minggu yang lalu telah kembali ke pesantren. Hafizh masih mengkhawatirkan keadaan syila, namun syila bersi keras untuk kembali ke pesantren. Kini dia serta sahabatnya sedang menjalani hukuman karena telat sholat subuh berjamaah. "Teh syila sakit lagi ya?" Ucap gadis dengan suara khas sunda. Syila hanya menggelengkan kepala. "Ih bohong nya, tuh lihat saja pucat pisan teh." "Kamu mending istirahat saja syila." kini sisil yang bersuara dan mendekati syila. "Aku juga setuju, kamu istirahat saja biar kami yang mengerjakan. Kalau kamu sakit kita tidak ada temen ribut, hehe" ki

