-Malcom Medical Clinic- Nyanyian burung terdengar begitu merdu hingga memasuki ruangan perawatan itu. Sinar mentari pagi membias disela-sela tirai seiring suara alarm ponsel yang memecah sunyi. Beep...beep...beep! Alexander merugas bangun dari tidurnya hingga kepalanya membentur pembatas ranjang perawatan itu, “s**t!” teriaknya meringis seraya menggosok kepalanya, lalu terkejut saat membuka matanya melihat Catherine yang memperhatikannya dengan senyuman yang sangat lebar. “Kau kenapa?” tanya Alexander menatap Catherine dengan tatapan tak suka. Gadis itu memamerkan barisan giginya. “Aku sedang memperhatikan seekor beruang bodoh yang sedang hibernasi ditepian ranjang ku...” ucap Catherine membuat pria itu mendengus pelan. “Apa kau sedang berbahagia diatas penderitaan orang lain?” ta

