Beberapa Bulan setelah keberangkatan Elang ke Amerika kini Viona merasakan kembali saat saat kesendiriannya tanpa Elang. Rindu datang setiap hari menghampiri Viona, Rindu yang tidak bisa ditolak tetapi menyiksa jika diterima, Dasar Rindu s****n. Viona berjalan kegerbang sekolah SMA Garuda dan menunggu jemputan dari adiknya. Tidak lama kemudian setelah adiknya datang dia langsung pulang, dan beberapa menit selama diperjalanan akhirnya dia sampai dirumah. Viona memasuki rumahnya dan langsung berjalan menuju kamarnya, Tas terlempar begitu saja diatas kasur lalu Viona pun juga ikut melemparkan dirinya diatas kasur yang empuk itu sambil menatap langit langit kamarnya. Tiba tiba saja handphone nya berdering dan menandakan jika ada telefon dari seseorang, setelah di cek ternyata itu adalah t

