°• ELANG 47 •°

1487 Kata

Elang menyeret Viona ketembok bangunan disebelah jalan yang kondisi cahayanya kurang terang itu dan punggung viona kini sudah menempel didinding itu Lalu Elang menaruh satu tangannya disebelah leher Viona dan tangan satunya mengusap lembut pipi Viona. Jantung Viona tidak bisa dikondisikan, Viona menatap Elang yang wajahnya perlahan semakin dekat dengannya, Viona pun memejamkan matanya saat Hidung Elang sudah menempel dihidung Viona dan selanjutnya Elang menahan wajahnya untuk tetap diposisinya untuk melihat ekspresi Viona yang ketakutan dan senang entah lah bagaimana itu. Elang menjauhkan dirinya dari Viona sedangkan viona masih setia menutup matanya. "udah.. Buka matanya"ujar Elang lalu membuat ekspresi viona yang gugup menjadi bingung. "lahh.. Kok" belum sempat Viona meneruskan u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN