Chapter 97

1619 Kata

Datang untuk memperbaiki semua. Belum saja Keyla mendekat, Elang sudah memeluk Teresa dari belakang. Seolah-olah takut jika Keyla akan menyakiti istrinya. "Kalau mau ngomong, di situ aja. Nggak usah deket-deket. Lagian kami juga udah denger." Hal yang dikatakan Elang jelas sangat berlebihan, posesif. Menganggap Keyla monster yang bisa menerkam Teresa begitu saja dengan tiba-tiba. "Ngomong aja kak, mau ngomong di sani atau di tempat lain?" Teresa merasa Keyla sulit untuk bicara. Mungkin saja itu pengaruh sebab ada orang banyak di sana. "Di sini saja, Re." Berada di antara orang banyak saja Elang khawatir, apa lagi jika mereka bicara berdua saja. Kondisi emosional Teresa pasca keguguran belum sepenuhnya membaik. Selama di rumah sakit kadang-kadang Elang melihat istrinya menangis s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN