Brak! Suara decitan mobil yang mengerem mendadak menjadi pusat perhatian orang-orang di area parkir rumah sakit. Belakang mobil berwarna merah ringsek setelah ditabrak Dewa yang memarkirkan mobil dengan buru-buru. "Gimana sih, lo nyetirnya?!" Pemilik mobil yang kebetulan berada di dalam mobil itu keluar menghampiri Dewa. Dewa memijat pangkal hidungnya karena ini akan memperlama dirinya untuk masuk ke dalam melihat keadaan Keyla. "Sorry, gue nggak sengaja. Soalnya lagi buru-buru banget," ucapnya. Menyesali perbuatannya. Laki-laki itu berdecak sambil menyipitkan mata. "Maaf, ya maaf. Tapi kerusakan mobil gue gimana ini?!" pekiknya dengan intonasi suara meninggi. "Gini aja, ini ada kartu nama gue. Lo hubungi sekretaris gue yang namanya Doddie, minta ganti rugi semua biaya perbaikan

