Chapter 125

1523 Kata

Bayang-bayang penyesalan menjadi teman kesehariannya. Ia larut dalam angan dan pikiran setelah kehilangan sesuatu yang selama ini dia sia-siakan. Teresa duduk di kursi kantor sambal yang baru saja dia resmikan. Tangan kanannya memegang ponsel, setelah mengangkat telepon dari Mama Mayang lima menit lalu. Karier usahanya dan juga Elang berada di atas puncak kini. Setelah jatuh bangun mengalami ujian cinta dan juga finance. Akhirnya Teresa merasakan hasil dari perjuangan. Masa lalu akan menjadi cerita sendiri untuk memotivasi seseorang yang merasakan apa yang telah ia lalui dulu. Namun, justru sebaliknya kekacauan terjadi pada hidup Keyla. Ia baru saja mendapatkan kabar, kalau Dewa depresi selalu mengurung diri di kamar dengan keadaan gelap. Sehariannya hanya ditemani minum-minuman be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN