Malam ini para pejabat dan pebisnis datang memenuhi undangan aniversery salah satu direktur perusahaan minyak ternama di sebuah gedung hotel Jakarta. Mobil mewah berjejer di halaman bagaikan ikan yang berkumpul. Elang datang bersama Teresa, Kinan dan juga Awan. Dengan sengaja Elang mengajak mereka berdua, sebab masih memiliki hubungan kerabat dengan Pak Nicko—tuan rumah acara ini. Dengan berpakaian jas pria model casual berwarna abu-abu di dalam tampak kemeja dan dasi berwarna hitam membalut tubuh Elang. Rambut hitam Elang tampak rapi dengan belahan di pinggir terlihat begitu tampan. Sehingga Teresa yang kini memakai tunic dipadu dengan celana berwarna abu-abu itu terus melingkarkan tangan ke bahu Elang. Seperti mengikat dengan tali seolah takut akan lepas. "Matanya awas, jangan

