Dewa bagai hidup bak seorang duda kini. Ia tidur sendiri, menyiapkan keperluan sendiri, dan bahkan makan di meja makan pun ia sendiri. Ketika menyadari kehadirannya, Mama Mayang dan Prisa langsung beranjak pergi. Menganggap dirinya seolah-olah memiliki penyakit menular mematikan yang pantas dijauhi. Bahkan bicara pun mereka tak mau. pada saat bertatap muka Mama Mayang seketika memalingkan wajah seolah tidak sudi melihatnya. Sedangkan Keyla? Entahlah, sudah beberapa hari ini dia tidak menghubungi. Mungkin benar yang dikatakan Mama Mayang, kalau dia sudah bahagia di rumah maminya. Satu yang pasti, bahwa Dewa tidak akan datang ke sana seperti seorang pengemis. Ia yakin, ini adalah rencana Keyla dan keluarganya semata. Supaya ia memohon-mohon di hadapan istrinya. Jangan harap Dewa akan

