31. Psikiater?

2140 Kata

Setelah tadi pagi rencana Vio untuk mengajak Naya jalan, batal begitu saja karena ia terlambat bangun, akhirnya sore ini Viona berhasil dengan bantuan mamanya yang mendukung rencananya itu. Bagaimanapun Naya tetap tak bisa selalu menyembunyikan dirinya di kamar, apalagi kondisi Naya yang jauh lebih baik dibandingkan orang yang mengalami trauma pada umumnya. Naya tergolong cepat beradaptasi dengannya dan sang mama, meski belum bisa menerima kehadiran Adam dan papa. “Nay, lo mau beli es krim nggak?” tanya Vio saat mereka melihat beberapa anak sedang mengantri untuk membeli ice cream. Naya menoleh pada Vio, lalu melihat arah telunjuk gadis itu yang mengarah pada penjual es krim. Ia terbengong sejenak kemudian mengangguk pelan. Vio tersenyum kecil kemudian mendekati penjual es krim lebih d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN