42. Pelukan Rindu

2249 Kata

Adam keluar dari kamar begitu mendapat pesan dari Vio kalau Naya sedang ke dapur untuk makan. Kedua orang tua mereka juga sedang menginap di rumah Febi, sehingga keadaan rumah cukup sepi. Adam ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia tak ingin terus merasa bersalah kepada istrinya sendiri dan membuat wanita itu terus membencinya. Rasanya, tiga hari ini sudah cukup waktu untuk menjauh dan membuat Naya merasa tenang tanpa kehadirannya. Ia juga tak ingin terus mengulur waktu dan membiarkan jarak diantara mereka semakin melebar. Kalau ada kesempatan sekarang, kenapa tidak dimanfaatkan? Ia memasuki area ruang makan dan menemukan Naya sedang duduk sendirian sembari menyantap makanannya dalam hening. Dengan langkah kecil, ia mendekati Naya hingga Naya menyadari kehadirannya saat m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN