39. Pelecehan

2018 Kata

“Dam, Dim, woiiiii” pekik Ardit saat keduanya tak mendengarkan seruannya sejak tadi. “Sialan, ngapain gue kesini kalau lo berdua sibuk sendiri” dengkus Ardit. Tadinya, Ardit sedang bersantai di apartemennya karena tak memiliki jadwal malam ini, sayangnya harus terganggu oleh ajakan Dimas dan Adam yang sudah berada di Club. Begitu datang, bukannya mendapat sambutan ramah, ia malah diabaikan dengan kedua pria yang saling curhat itu. Ardit geli sendiri menyadari teman-temannya itu adalah pria dengan tabiat wanita yang suka saling curhat. Karena diabaikan terlalu lama, akhirnya Ardit memilih duduk dan menuang alkohol ke gelasnya. Ia meneguknya sedikit demi sedikit karena memang tak memiliki rencana untuk merusak tubuhnya malam ini, tapi mau gimana lagi, ia sudah telanjur berada di Club.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN