"Hai La, aku senang mendengar kabarmu dari seorang teman yang menyukaimu. Aku senang jika kau sudah menerima pinangannya" Lala terkejut dengan isi pesan yang tiba-tiba dikirim oleh Hendro. "Apa aku harus membalas ini? sedangkan aku memaksa diriku sendiri untuk mengakhiri semuanya" Pikir Lala Lala tak langsung memberikan balasannya. Lala langsung menelepon Nathan. tutttttt tuttttt tuttttt Rupanya deringnya tak tersambung. Tak berapa lama Nathan sendiri yang menelepon Lala. "Hai sayang ku, tumben sekali sepagi ini kau menelpon ku, apa kau merindukan aku?" "Hemm kemana saja? masih pagi sudah sibuk ya?" "Tidak, aku tadi baru saja membuat roti bakar untuk sarapan aku dan Ayah" "Ohhh kau jago masak rupanya" "Jelas dong, gak rugi loh kalo kamu jadi istri aku hhhhhh" "Hemmmm mulai nih"

