Teh Tari

1108 Kata

“Mak!!!” teriak Prita mengagetkan Bu Aan. Yang sedang mengenang hari ulang tahunnya beberapa tahun silam. “Eh, iya, Neng... “ respon Bu Aan. “Nanti Tata boleh ulang tahun juga kan?” tanya Prita mengulang. “Iya... Iya... boleh,” jawab Bu Aan, meskipun bukan berarti akan benar-benar dilaksanakan. “Ya sudah, sekarang kan sudah ada Emak, Nini pergi dulu ya mau belanja,” Bu Tatang mengusap kepala cucu-cucunya. Diikuti anggukan keduanya. Setelah itu Bu Tatang pun menghilang ditelan orang-orang yang berjalan hilir mudik di lorong pasar. “Eh Neng Tata dan Tini, baru pulang sekolah ya?” sapa Ceu Romlah tiba-tiba. “Iya, Uwa!” Tata dan Tini sudah terbiasa memanggil Uwa pada pedagang lain di pasar, meskipun belum tentu usia pedagang itu lebih tua dari Ibunya. “Ih, pinter. Belajar apa tadi di s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN