Deva dan Elia menyalami Pak Sumitro dan Bu Aan. Kemudian menyapa Prita dan Prihatini. “Deva ajak main adik-adiknya ke atas ya! Hati-hati naik tangganya,” perintah Anggi pada anaknya yang paling besar. Kemudian Deva mengajak mereka ke atas. Prita dan Prihatini belum pernah naik tangga setinggi ini, sehingga mereka berjalan dengan pelan-pelan dan berpegangan sangat erat pada pegangan tangga yang terbuat dari kombinasi besi dan kaca. Di lantai dua terdapat 3 kamar tidur dan sebuah sudut yang biasanya digunakan anak-anak bermain. Di sana juga ada TV dan sofa, namun tidak sebesar yang di bawah. Di sisi barat dan timur, terdapat balkon tempat bersantai yang langsung menghadap ke jalan raya, dan satu lagi menghadap ke sisi lain rumah, dari balkon itu siapa pun dapat melihat ke bawah dan menemu

