Bansos Sembako

1195 Kata

Sesampainya di Pasar, Bu Aan langsung menuju tokonya, jika tidak buru-buru, nanti waktunya keburu habis hanya untuk beres-beres saja, setelah itu tutup lagi karena harus menjemput Si Kembar. Sesampainya di depan toko dan hendak membukanya, terlihat Ceu Romlah malah sedang sibuk bebenah. Ia masukan bangku panjang yang biasa ia simpan di depan lapak, kemudian sedikit-sedikit mulai memasukkan beberapa barang yang terletak di emper toko. “Mau kemana, Ceu?” tanya Bu Aan heran. “Ini, Ceu, saya mau tutup dulu sebentar, mau ke Haji Kosim, bentar lagi jam sembilan acara bagi-bagi sembakonya udah mau mulai,” jawab Ceu Romlah tanpa melirik lawan bicaranya, ia tampak terlihat sangat terburu-buru. “Oh gitu,” respon Bu Aan sambil tersenyum, kemudian menggelengkan kepala melihat polah Ceu Romlah. “Ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN