"Sha, nanti kamu datang ya ke resepsinya abangku. Nanti aku kenalin kamu sama orang tuaku." pinta Yusuf sembari memandang wajah Aisha yang tidak membosankan baginya. "Kamu mau kenalin aku ke orang tuamu sebagai apa? Teman? Teman dekat? Atau pacar? Kita nggak pacaran kan?" Alis Aisha naik turun jahil membuat Yusuf gemas dan melayangkan cubitan di pipi mulusnya. "Jangan godain aku gitu, nanti aku tergoda, kamu yang nyesal." seru Yusuf dengan suara berat. "Lah… Siapa yang godain kamu? Aku kan cuma nanya." "Iya tapi ekspresi kamu terlalu menggemaskan, dan itu bikin aku tergoda. Paham?" Aisha tersenyum lalu mengangguk, "Paham, Pak Guru…" Mereka berdua lalu tertawa bersama. Yusuf merasa hidupnya lebih berwarna saat bersama wanita di sampingnya ini. "Nanti aku jemput, sebelum akad nikahny

