Angin malam menyapa lembut wajah cantik Verina saat dia membuka jendela kamarnya. Matanya terpejam merasakan belaian angin yang sejuk, menerpa hingga menerbangkan rambut panjangnya. Sesekali dia mengamati sepeda motor yang lalu lalang di bawah, di jalanan komplek perumahan yang cukup sepi karena waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Sepeda motor yang Verina kenali milik petugas keamanan yang sedang berkeliling untuk patroli rutin setiap satu jam. Petugas keamanan di wilayah perumahan itu memang membatasi pengunjung ataupun orang luar yang ingin masuk di atas jam sembilan malam, kecuali yang memang mendapat izin atau sudah membuat janji dengan salah satu penghuni perumahan ini. Maka tidak heran jika saat ini kondisi jalanan sudah mulai sepi karena sebagian besar penghuni rumah-ruma

