BAB 25 [PART 1]

1158 Kata

Tepat pukul lima pagi, mereka turun dari rooftop dengan bergandengan tangan. Viola menatap dirinya dan Arthur lewat dinding lift—tetapi yang terlihat hanyalah pantulan dirinya saja. Tidak ada bayangan Arthur sama sekali. Bahkan genggaman tangannya terlihat mengambang, padahal ada seseorang yang terus memegang tangannya seperti orang yang takut kehilangan. Viola sempat melihat ke arah lorong di mana Arthur dirawat. Viola juga ingin melihat keadaan Arthur, tetapi Arthur melarangnya. Arthur tidak mau Viola berakhir seperti Seta yang dihajar oleh dua bodyguard suruhan Raja dan Ratna. Viola menatap Arthur yang tampak tampan—masih sama seperti awal mereka bertemu. Viola ingin sekali bertanya, apakah tidak apa-apa jika Viola juga menyukai Arthur? Tetapi keberanian itu entah hilang kemana. Yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN