Harapan menjadi perempuan adalah selalu dilindungi, dikasihi, dihormati, disayangi, dan hal-hal manis lainnya. Bukan disakiti dan dilukai seperti ini. Cukup kerasnya hidup yang membuat diri lelah, jangan ditambah dengan drama sekolah yang menyesakkan d**a seperti ini. Viola pikir, semua orang akan berubah seiring dengan berjalannya waktu, tetapi ternyata dirinya salah—ada beberapa orang yang memang tidak ditakdirkan untuk berubah. Salah satunya adalah orang yang bertindak sebagai penindas di dalam kehidupan Viola. Ingin sekali Viola menghilang dari muka bumi ini. Meninggalkan semua kepahitan dan kepedihan yang membuatnya sangat ternoda. Viola berjalan tanpa tentu arah dan berakhir terduduk di depan rumah miliknya yang tampak menyedihkan. Air matanya sudah mulai kering, tetapi luka di dala

