Setelah selesai pemotretan, manajer Reon memberikan pengarahan pada Reon untuk datang ke salah satu kamar yang sudah dipesannya dan terdapat satu perempuan cantik di sana. Dengan bersenandung kecil, Reon mulai memasuki lift dan memencet tombol lantai mana yang akan dirinya tuju. Reon tidak sabar untuk bertemu dengan partner-nya hari ini. Walaupun sehabis itu, Reon tidak akan pernah mengingat nama dan siapakah orang yang pernah tidur dengannya. Tetapi tetap saja, Reon berhak untuk menentukan pantas atau tidaknya perempuan itu tidur dengannya hari ini. Sepengetahuan Reon, perempuan pilihan manajernya adalah yang paling terbaik. Entah sejak kapan dirinya sangat suka dengan dunia glamor dan dipenuhi dengan hingar-bingar kehidupan tentang perempuan serta s*x semata. Tetapi, Reon hanya ingin m

