Melihat penolakan halus Asha, Bayu kemudian mengalah, dan meminta Asha besok untuk berjanji mau menemuinya dan berbicara. Dengan enggan dan untuk mempersingkat waktu, karena malam makin larut, Asha menyetujuinya. Namun secara mencengangkan Bayu meminta mereka hanya berbicara berdua saja. Dia tidak ingin Keenan mendengar pembicaraan mereka dahulu. Sekali lagi Asha menyetujui hal itu. *** Sabtu itu Asha mendapat jatah libur, jadi pada hari itu dia menemui Bayu di sebuah Kafe yang masih terletak berdekatan dengan tempatnya bekerja. Keenan sementara ia titipkan pada tetangganya yang dengan senang hati membantu. Karena tumbuh hanya berdua dengan ibunya saja, menjadikan Keenan sosok anak yang menyenangkan dan tidak rewel. "Waktumu hanya lima belas menit untuk bicara," Asha membuka pembicara

