Tidak ada angin, tidak ada hujan, Dav memutuskan untuk pulang ke rumahnya bersamaan dengan Shreen yang juga pulang dari apartemennya. Ia tak ingin merasa kesepian tiba-tiba setelah dua malam Shween menginap. Beberapa menit setelah Shween keluar, Dav langsung menyambar kunci kontak mobil yang sering digunakannya, melakukannya menuju kediamannya. Ia sengaja tidak memberi tahu kedua orang tuanya, ingin memberikan kejutan, terutama untuk Mami. Ia juga ingin mengajak Shween ke rumahnya untuk bertemu dengan Mami kapan-kapan. Ia berharap wanitanya dalam meluluhkan hati Mami, seperti yang dilakukannya terhadap Tante Nina. "Dav? Astaga, Sayang! Kamu pulang!" Pekik tidak percaya itu yang menyambutnya kala ia tiba di ruang tengah rumahnya. Dav sudah menduga sebelumnya, Mami pasti akan terkejut, j

