"Sayaaangg!" Lova hanya bisa menggelengkan kepala melihat kekasihnya sudah berdiri di depan pagar rumah Kakaknya sambil melambaikan tangan bak anak kecil yang baru pulang dari TK. Dia menoleh, meringis ketika melihat Lyvia yang mengintip dari balik pintu sambil cekikikan. Kakaknya itu seenaknya mengejek Lova, padahal jaman pacaran dulu dengan Sadam, dia lebih parah. "Ini bukan rumah aku loh, kalau kamu ditimpuk sama tetangga gimana? Semua orang disini tuh Polisi," ujar Lova mengingatkan. Tangannya membuka pagar sebatas d**a, membiarkan Gali masuk ke dalam halaman rumah dinas Sadam. "Habisnya aku seneng banget bisa ketemu kamu," aku Gali dengan wajah cemberut. Kehabisan kata-kata, Lova hanya terus menarik tangan Gali hingga terduduk di teras. "Kita tadi siang baru ketemu, jangan leba

