18

1545 Kata

"Gimana perasaan kamu sekarang? Kamu baru saja memutuskan sesuatu untuk diri kamu sendiri, apa kamu merasa berdebar?" Gali tersenyum ketika melihat keponakannya itu tertawa mendengar ucapannya. Dia pikir sekalipun selama ini diabaikan oleh kedua orang tuanya, Anzelo akan tetap memilih untuk pulang ke rumahnya sendiri karena keponakannya itu naif. Tapi ternyata sekalipun menerima bujukan dari kedua orang tuanya, Anzelo akhirnya memutuskan untuk benar-benar tinggal di rumah utama. "Tadinya aku ngerasa agak engga tenang, apalagi aku bisa lihat tatapan kecewa yang ditunjukin Papi sama Mami. Tapi aku engga mau sendirian terus, Om. Aku engga punya banyak teman di usia ku yang tujuh belas tahun ini, mereka bilang aku engga asik karena aku selalu nolak diajak clubbing atau balapan liar. Katanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN