"Sayaaanggg!" Lova tanpa sadar bergerak mundur ketika Galilleo yang bertingkah seperti anak kecil, berlari menuju dirinya dengan tangan terentang. Sayangnya karena niat menghindar Lova yang setengah hati, akhirnya dia tertangkap juga oleh kekasihnya yang kemarin tidak bisa ia temui sekalipun. "Aku kangen banget," keluh pria itu. Bibirnya dengan lancang mengecup ceruk leher Lova, membuat Lova langsung mendorong pundak kekasihnya hingga pelukan itu terlepas. "Tau tata krama dong, Gali. Ini di rumah orang," tegurnya. Gali di depannya justru menyeringai seram, tangannya dengan semena-mena menyentuh pundak Lova dan meremasnya pelan. "Jadi kalau di rumah sendiri boleh?" tanya Gali. Ingin nya sih Lova langsung memarahi kekasihnya itu, namun yang terjadi dirinya justru tertawa terbahak meli

