Satu minggu berlalu. Malam ini adalah malam yang penting untuk Lova karena keluarga Abraham akan bertandang ke rumahnya yang kecil, rumah yang dulu dia tinggali bersama kedua orang tua dan juga kakaknya. Rumah yang menurut Lova hanya seperempat dari kediaman Abraham yang sangat megah dan mewah. Ia memang sudah bertunangan dengan Gali, namun tujuan keluarga itu datang ke rumahnya untuk menentukan tanggal pernikahan antara dirinya dengan Gali. Lebih seperti sebuah acara keluarga. "Va, bantuin Mbak masukin ini ke mangkuk!" teriak kakaknya dari arah dapur. Lova yang sudah siap dengan gaun lengan panjang berwarna cream yang tertutup, bergegas mendatangi kakaknya itu. "Duh kan udah dibilangin Mbak diem aja. Nanti Mas Sadam ngamuk lagi," tegur Lova. Keluarga Sadam datang membantu persiapan m

