"Aku boleh disini sampai sore kan? Aku engga mau terjebak dengan Janendra seharian di rumah." Galilleo menangkup kan tangan di depan d**a, memasang wajah memelas dan juga kedipan mata yang menggemaskan. Mau tidak mau, wanita di depannya itu hanya bisa menghela napas sambil mengangguk, mengiyakan permintaan dari pria itu. "Tapi katanya kamu mau bantu selesaiin masalah aku? Kok malah kesini setiap hari? Ini sih engga ada bedanya sama udah pacaran, padahal kan belum." Galilleo tertawa mendengar keluhan dari gadis di depannya ini. Tujuannya memang itu, Gali ingin membuat Lova terbiasa dengan keberadaanya dan lupa jika mereka sebenarnya belum berpacaran. "Soal masalah kamu, udah ada Lucas yang bantu. Lagian masalahnya kan jadi lebih mudah karena kita udah tahu siapa orangnya. Tujuannya se

